Press "Enter" to skip to content

Pengertian Masa Orde Baru – Latar Belakang dan Tujuannya

Masa Orde Baru
Gambar Soeharto – Mantan Presiden Republik Indonesia Ke 2

Jika Anda lahir setelah tahun 2000, mungkin Anda hanya pernah mendengar istilah masa orde baru. Pastinya Anda bertanya-tanya “Apa sih masa orde baru itu?”.

Dikutip dari https://www.sayanda.com/orde-baru/, masa orde baru adalah suatu kepercayaan akan perikehidupan rakyat, negara, dan bangsa yang dikembalikan letaknya kepada pelaksanaan UUD 1945 dan Pancasila secara utuh dan keseluruhan.

Dengan kata lain, orde baru adalah suatu masa perubahan dari orde lama, dimana pada orde lama mulai terdapat sedikit komunisme di dalamnya, dan orde baru mengunakan Pancasila dan UUD 1945 kembali sebagai landasan hukum di Indonesia.

Lahirnya masa orde baru ditandai dengan dikeluarkannya Surat Perintah 11 Maret atau yang dikenal juga sebagai Supersemar.

Latar Belakang Lahirnya Masa Orde Baru

Orde baru lahir setelah sebuah peristiwa G30SPKI di Indonesia yang telah menyebabkan kekacauan besar dan penyimpangan Pancasila dan UUD 1945.

Pada saat tersebut, Soekarno yang masih menjabat sebagai presiden Indonesia mengeluarkan Supersemar yang menugaskan Soeharto untuk memulihkan stabilitas dan ketertiban negara.

Berikut adalah beberapa alasan lahirnya masa orde baru di bawah pimpinan Soeharto:

  1. Terjadinya G30SPKI

G30SPKI adalah suatu gerakan makar yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia. Pada saat itu, Partai Komunis Indonesia menculik dan membunuh 6 perwira tinggi angkatan darat Indonesia.

  1. Ekonomi Indonesia Memburuk

Pada masa akhir kepemimpinan Soekarno, ekonomi Indonesia sedang anjlok-anjloknya. Inflasi negara meningkat hingga  6x lipat, nilai tukar Rupiah menurun, dan harga bahan bakar meningkat drastis.

  1. Menentang Partai Komunis Indonesia

Setelah peristiwa Gerakan 30 September, masyarakat Indonesia menentang semua komunitas dan hal-hal yang berbau komunis. Soekarno yang menjabat sebagai presiden pada saat itu tidak dapat menghapuskan komunis dari hukum Indonesia.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh Soekarno untuk mempertahankan kekuasaannya, tetapi tetap tidak berhasil dilakukan.

  1. Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat)

Masyarakat Indonesia memiliki 3 tuntutan yang berisi:

  • Penurunan harga barang-barang
  • Pembersihan kabinet Dwikora
  • Pembubaran organisasi KPI
  1. Merosotnya Soekarno

Kekuasaan presiden Soekarno kian merosot karena usahanya gagal untuk mengadili tokoh-tokoh pemberontak dalam G30SPKI.

Soekarno juga sudah berupaya membersihkan kabinet Dwikora dari unsur PKI, dengan upaya reshuffle kabinet Dwikora yang diadakan pada tanggal 21 Febuari 1966, serta pembentukan kabinet Seratus Menteri… Namun usaha Soekarno tidak memuaskan hati rakyat.

Pamor Soekarno pada masa orde lama terus menurun, sehingga Soeharto resmi menjadi presiden ke 2 republik Indonesia pada tanggal 12 Maret 1967, dan menjabat selama lebih dari 30 tahun lamanya.

Tujuan Dari Pemerintahan Orde Baru

Masa orde baru dibuat dengan tujuan-tujuan berikut ini:

  1. Mengoreksi kesalahan yang ada pada masa orde lama, seperti memperbaiki ekonomi, inflasi, dan lain lain. Walaupun tingkat korupsinya sangat tinggi, tetapi masa orde baru berhasil menekan tingkat inflasi dan memperbaiki ekonomi Indonesia.
  2. Tujuan utamanya adalah untuk mengembalikan landasan hukum pada pemerintahan di Indonesia yaitu berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Masa orde baru sukses menghapuskan unsur komunis dari hukum Indonesia.
  3. Penataan kembali seluruh aspek perikehidupan negara Indonesia termasuk rakyat dan bangsanya. Pancasila dan UUD 1945 kembali digunakan sebagai dasar hukum dari negara Indonesia.
  4. Mempercepat proses pembangunan bangsa dengan menumbuhkan stabilitas nasional dan menyusun kembali kekuatan bangsa Indonesia.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *