Press "Enter" to skip to content

Jenis Jenis Sablon Digital

Pesatnya teknologi di dunia membuat pekerjaan manusia menjadi lebih mudah dan cepat, dahulu orang menyablon kaos hanya menggunakan saringan dan alat-alat tradisional, namun sekarang kebanyakan orang lebih memilih menyablon kaos menggunakan mesin digital. Beberapa keunggulan yang ditawarkan oleh sablon digital membuat para penggelut konveksi sablon berpindah dari teknik penyablonan manual ke digital. Beberapa keunggulan sablon digital antara lain,

  1. Warna yang dihasilkan lebih bervariasi.
  2. Memungkinkan anda menyablon foto atau gambar.
  3. Pengerjaan lebih cepat sehingga waktu lebih efisien.
  4. Hasil sablon lebih rapi.

Sedangkan beberapa kekurangannya, yaitu

  1. Kadang-kadang gambar atau foto sablon cepat pudar
  2. Bergantung pada kualitas kertas transfer dan tinta nya
  3. Harga lebih mahal
  4. Kaos yang digunakan dalam penyablonan adalah kaos yang khusus sehingga tidak bervariatif
  5. Ukuran gambar sablon terbatas sesuai dengan kertas yang digunakan.

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan sablon digital, berikut adalah jenis-jenis sablon kaos digital,

  1. Transfer Paper

Jenis sablon ini menggunakan kertas khusus yang disebut transfer paper sebagai media untuk mentransfer disain ke permukaan kaos. Jenis kertas transfer paper yang digunakan adalah light fabric atau dark fabric.

  1. Sublimation

Jenis sablon ini menggunakan tinta dan kertas khusu khusus sublimation. Prosesnya hanya mencetak desain pada kertas sublimation menggunakan printer inkjet, kemudian di press menggunakan hot press pada suhu 200-250 derajat selsius.

  1. Duracotton

Jenis sablon yang menggunakan tinta sublimation dan kertas duracotton. Proses penyablonannya cetak desain pada kertas kemudian dilakukan press menggunakan hot press dengan suhu berkisar 200 derajat selsius.

  1. Ecsolvent

Jenis sablon kaos yang menggunakan tinta khusus ecosolvent sehingga memungkinkan mencetak desain wide format printer. Prosesnya yaitu desain yang telah di print kemudian dipotong menggunakan plotter, kemudian di press dengan suhu sekitr 200 derajat selsius

  1. Direct To Garment

Jenis sablon yang memerlukan mesin printer khusus untuk garment. Jenis sablon ini disebut juga DTG dan menggunakan tinta khusus sehingga kain tidak luntur.

jenis sablon digital

Demikian ulasan mengenai sablon digital, setiap kaos sablon dengan teknologi digital memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri, sekarang saatnya anda yang memilih apakah ingin menggunakan teknologi sablon digital jenis transfer paper, sublimation, duracotton, ecsolvent, atau direct to garment

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *