Press "Enter" to skip to content

Jabal Uhud yang Dicintai Rosul

Jabal Uhud yang Dicintai Rosul – Jabal Uhud yaitu gunung yang begitu menyukai serta di cintai Nabi Muhammad SAW. Uhud, yang bermakna ‘penyendiri’, tiap-tiap th. diziarahi Nabi. Rutinitas ini lalu diteruskan oleh beberapa Khalifah sesudah Nabi meninggal dunia. Saat ini Jabal Uhud jadi satu diantara maksud paling utama ziarah beberapa jemaah haji serta umrah.

Uhud mempunyai beberapa keutamaan. Jadi lumrah saja bila beberapa jemaah senantiasa meluangkan diri untuk berziarah kesini. Satu diantara keutamaan Gunung Uhud pernah diriwayatkan dalam satu hadits. Anas meriwayatkan kalau Nabi Muhammad pernah melihat ke Uhud sembari berkata, ” Sebenarnya Uhud yaitu gunung yang begitu menyukai kita, serta kita juga mencintainya, ” .

Di lokasi gunung ini jemaah diantaranya bisa berziarah ke kompleks makam beberapa syuhada, yang di dalamnya ada makam Sayidina Hamzah. Menariknya, jasad Hamzah yang dimakamkan disini diberitakan tetaplah utuh, kekal serta tidak hancur dikonsumsi tanah. Terkecuali makam syuhada, tempat bersejarah lain yang ada di lokasi ini yaitu Masjid Al-Fash. Di masjid ini Nabi pernah salat zuhur sesudah Perang Uhud usai.

Jabal Uhud yang Dicintai Rosul
Jabal Uhud yang Dicintai Rosul

Jabal Uhud yaitu bukit yang dijanjikan di surga. Tidak seperti biasanya gunung di Madinah, Jabal Uhud seperti sekumpulan gunung yg tidak bersambungan dengan gunung yang lain. Oleh karena itu masyarakat Madinah menyebutnya dengan sebutan Jabal Uhud yang artinya ‘bukit menyendiri’.

Bukit Uhud atau Jabal Uhud yaitu satu bukit berjarak 5 km. dari utara Kota Madinah dengan ketinggian sekitaran 1. 077 mtr., senantiasa dikenang oleh umat Islam karna di lembah gunung ini pernah berlangsung peperangan besar pada pejuang Islam serta golongan kafir Quraisy pada 15 Syawal 3 Hijriyah (Maret 625 Masehi) yang mengakibatkan 70 pejuang Islam mati syahid.

Tempat Jabal Uhud berjarak 4 km. dari Masjid Nabawi serta gunung ini termasuk juga yang paling besar di Madinah. Uhud mempunyai keliling 19 km serta tinggi 1 km dari permukaan air laut atau 300 m dari permukaan tanah.

Umat Islam cukup mengetahui nama Uhud karna di lembah gunung berikut pernah berlangsung perang besar pada umat Islam serta tentara Quraisy. Perang yang berlangsung pada 15 Syawal 3 Pindah atau Maret 625 Masehi itu populer dengan nama Perang Uhud.

Walau dilimpahi mukjizat karna banyak syuhada yang meninggal dunia di lokasi ini waktu Perang Uhud dahulu, umat Islam dilarang memanjatkan doa pada beberapa syuhada.

Bahkan juga di lokasi Jabal uhud sendiri berniat dipasang papan pengumuman dalam beragam bhs, yang satu diantaranya mengingatkan beberapa peziarah supaya berdoa segera ke pada Allah SWT, bukanlah memohon safaat pada beberapa syuhada.

Sesudah perang selesai serta golongan musyrikin mengundurkan diri kembali pada Mekah, jadi Nabi Muhammad SAW memerintahkan supaya mereka yang gugur dimakamkan ditempat mereka rubuh, hingga ada satu liang lahat terbagi dalam sebagian syuhada.

Jadi Allah berkata, ” Saya yang bakal berikan berita pada mereka. ” Jadi dari situ lalu turun ayat (Qs 3 : 169) yang berbunyi, ” Serta jangan sampai menduga kalau orang yang terbunuh di jalan Allah itu wafat. ”

46 Th. lalu, yakni pada saat Khalifah Marwan bin Hakam, berlangsung banjir besar hingga makam Hamzah serta Abdullah bin Jahsyin rusak berat. Nyatanya, walau telah kian lebih 40 th. didalam pendam, jasad ke-2 teman dekat itu masih tetap fresh, seperti barusan wafat. Jadi jasadnya dikubur ditempat lain namun masih tetap di lokasi Gunung Uhud.

Pada th. 1383 H, di bangun tembok tinggi yang melingkari makam Hamzah dengan celah-celah jeruji, supaya peziarah bisa melihat makam itu. Didalam areal pemakaman tak ada sinyal tanda spesial seperti batu nisan, yang mengisyaratkan ada makam disana.

Kecintaan Rasulullah pada beberapa syuhada Uhud, terlebih Hamzah mendorong beliau lakukan ziarah ke Jabal Uhud nyaris tiap-tiap tahun. Jejak ini diikuti juga oleh sebagian khalifah sesudah Rasul meninggal dunia.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tribes WordPress Theme by Compete Themes.